Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Download Ebook Tahafut Al-Falasifah: Al Ghazali

Great People

Peradaban bumi pernah mencatat bagaimana Islam bisa menjadi satu kekuatan besar yang rendah hati. Ia menjadi penerang bagi setiap sudut-sudut tergelap manusia dan ia menjadi penyambung lidah, yang terputus beberapa abad lamanya, antara zaman filsuf klasik dan yang akan datang

Begitulah hakikat peradaban, yang mampu bertahan lama ia berdiri maka dipastikan akan berhasil mewarnai bumi semesta. Rakyat sejahtera yang hidup nan damai menjadikan keadaan sangat kondusif untuk bercengkrama dengan kegiatan belajar.

Tercatat dalam sejarah maka mulailah orang Islam menterjemahkan sekaligus memberikan komentar atas ilmu-ilmu yang telah diwariskan oleh filsuf zaman Aristoteles, Plato, Archimides, dan lain sebagainya.

Diantara mereka-mereka yang terkenal karena kedekatannya dengan karya-karya itu antara lain Ibnu Arabi, Ibnu Sina, dan lain-lain. Karena kecemerlangannya dalam mengomentari karya-karya klasik tersebut maka mereka banyak pula dikenal dikalangan orang barat.

Disatu sisi keterbukaan Islam terhadap suatu ilmu baru itu memang membawa harum kisah perjalanan kehidupan akan tetapi disatu sisi lainnya maka terdapat suatu permasalahan internal yang terjadi akibat keterbukaannya itu dikira akan menyilaukan setiap pemandangnya.

Pada kesempatan kali ini saya tidak akan membahasa panjang lebar perbedaan pendapat tersebut. Karena pembahasan tersebut saya kira akan lebih menyita waktu yang lama dibandingkan dengan niat awal saya menulis postingan ini.

Syahdan, yang paling dikenang oleh kita khususnya dan orang-orang barat umumnya, mengenai saling beradu argumen antara kaum muslim itu adalah bagaimana ketika Al Ghazali menuliskan satu karya besar yang sedikitnya membuat kalangan ilmuwan Muslim, yang dianggap Al- Ghazali memerlukan penerangan , itu sedikit terhentak.

Karya tersebut adalah Tahafut Al-falasifah. Sebuah buku yang banyak mempengaruhi para pemikir, filsuf kenamaan didunia. Sebut saja semisal David Hume. Al Ghazali dengan secara rinci membagi penjelasan kepada 20 permasalahan. Dimana setiap permasalahan yang beliau singgung selalu diakhiri dengan komentar tajam yang gemilang.

Baik bila teman-teman ingin mengetahui secara detail silahkan download ebook ini secara gratis.


      
Muhammad Zaki Al Aziz
Muhammad Zaki Al Aziz Hai, selamat datang di website personal saya. Perkenalkan nama saya Muhammad Zaki Al Aziz, asli dari Bandung. Dulu pernah sekolah di Darul Arqam, Sastra Inggris S1 dan Sejarah Kebudayaan Islam S2 UIN. Sekarang saya adalah seorang Guru di MBS di Bandung dan menyambi Bendahara Umum Pemuda Muhammdiyah Kota Bandung.